HINGGA UJUNG WAKTU
Nada cinta tlah tercurah tatkala pelukan belai semangat hangatkan pikiran. dentingnya obati, hiasi, warnai dan luluhkan gelap.
Aku tak bisa tidur malam ini.
“Dimanapun kamu, dimalang, caruban, surabaya, atau dimanapun. Aku tetep sayang dan akan menunggumu. Selalu”
***
Serapuh kelopak sang mawar
Yang disapa badai berselimutkan gontai
Saat aku menahan sendiri
Diterpa dan luka oleh senja
Semegah sang mawar dijaga
Matahari pagi bermahkotakan embun
SAAT ENGKAU ada DISINI
Dan PEKAT pun BERAKHIR sudah
Akhirnya AKU menemukanmu (Butuh 25 tahun. Kau tau)
Saatku bergelut dengan waktu
BERUNTUNG aku MENEMUKANMU
jangan pernah berhenti meMILIKIKU
HINGGA UJUNG WAKTU
Setenang hamparan samudra
Dan tuan burung camar
Takkan berhenti bernyanyi
Saat AKU berkhayal DENGANMU
Dan JANJI pun TERUKIR sudah
JIka KAU menjadi ISTRIKU nanti
Pahami aku SAAT MENANGIS (DAN TERTAWA)
Saat KAU menjadi ISTRIKU nanti
Jangan pernah berhenti meMILIKI(A)KU
HINGGA UJUNG WAKTU
***
Semua Cinta
Untukmu
Grace Sylvania (Ratna Pesek) :p
Dadit Haryono, 02:11 AM | 11 April 2013
